Hari santri milik seluruh golongan masyarakat

id Pemprov

Hari santri milik seluruh golongan masyarakat

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Kaltara Rosyit pada cara Hari Santri di Bulungan. (ANTARA/HO-DKISP Kaltara)

Tarakan (ANTARA) - Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara Taufik Rahman pada Hari Santri mengajak para santri untuk percaya diri dalam menjalani kehidupan

"Hari Santri bukan hanya milik santri, melainkan milik seluruh golongan masyarakat," kata Taufik pada hari Santri di Pesantren Al-Khairat Bulungan, Selasa.

Hari Santri tahun ini dengan tema "Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan", Peringatan tahun ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merajut persatuan dan kebersamaan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Kaltara Rosyit usai mengikuti rangkaian acara Hari Santri melakukan pemeriksaan kesehatan gratis yang juga menjadi bagian dari kegiatan, memberikan harapannya kepada generasi penerus bangsa.

"Kita berharap generasi penerus kita, selain pintar dalam pengetahuan umum, juga mendalami keagamaan sebagai bekal. Yang kita tuju bukan hanya duniawi, tapi juga condong ke arah akhirat nanti," katanya.

Rosyit juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak di tengah era globalisasi dan digitalisasi.

"Walaupun mereka belajar di sekolah atau pesantren, tapi waktu mereka lebih banyak di rumah bersama keluarga. Keluarga adalah kunci utama yang bisa mencegah dampak negatif dari era globalisasi,” jelasnya.

Rosyit menjelaskan bahwa penyelenggaraan Hari Santri setiap tahun digilir di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Utara.

"Tahun 2023 kemarin digelar di Kota Tarakan, dan tahun ini di Kabupaten Bulungan. Saya dengar tahun depan kemungkinan akan digelar di Kabupaten Nunukan, tapi itu masih tentatif," tambahnya.

Selain upacara dan pemeriksaan kesehatan gratis, acara ini juga dimeriahkan dengan bazar dan berbagai kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat.

Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengingat dan mengapresiasi peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa, sekaligus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar umat.
Baca juga: Pemprov Kaltara Imbau Masyarakat Manfaatkan Program Bebas Denda PKB
Baca juga: UMKM di Kaltara Didorong Dukung Program Makanan Bergizi Gratis