Temui Pemuda Sebatik, Gubernur Beri Motivasi--Bantah Pemberitaan yang Menyebutkan Pemuda Tagih Janji Pemekaran Sebatik

id ,

 Temui Pemuda Sebatik, Gubernur Beri Motivasi--Bantah Pemberitaan yang Menyebutkan Pemuda Tagih Janji Pemekaran Sebatik

AKRAB: Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie berbincang santai bersama para pemuda Sebatik yang tergabung dalam Gempur, Sabtu (18/3) petang lalu. (dok humas)

Sebatik (Antara NewsKaltara) – Di selakunjungannya ke Pulau Sebatik, Nunukan, Sabtu (18/3) lalu, Gubernur KalimantanUtara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie, menyempatkan untuk menemui para pemudasetempat yang datang ke hotel tempatnya menginap. Dalam suasana santai danpenuh keakraban, gubernur banyak memberikan nasehat, masukan sekaligusmemotivasi para pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Pemekaran(Gempur) Sebatik itu.

Iriantomengapresiasi inisiatif para pemuda yang ingin mendorong percepatanterbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Sebatik. “Apa yang ade-ade lakukan inisangat positif. Saya apresiasi. Bahkan harapan saya tidak hanya pemuda saja,tapi semua elemen masyarakat di Sebatik ikut berperan mendorong percepatan DOBSebatik,” kata Irianto.

Kepada parapemuda yang tergabung dalam Gempur, Irianto berharap tak sekedar membentukorganisasi, namun tidak ada aksi. Gempur bersama elemen masyarakat lain harusaktif melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa mendorong pemerintah pusat untukbisa mewujudkan terbentuknya DOB Sebatik. Seperti salah satunya, disarankanmengadakan kegiatan seminar dengan menghadirkan pembicara atau nara sumber yangkompenten di bidangnya.

“Pemerintahdaerah, sudah melakukan upaya. Dan itu perlu didorong oleh aksi masyarakat.Salah satunya bisa melalui elemen pemuda ini. Namun jangan hanya pemuda saja,tapi juga melibatkan seluruh elemen. Lakukan hal yang bisa mendesak pusat.Kalau perlu aksi di pusat sana,” selorohnya di depan para pemuda itu.

Tak hanyasupport, gubernur juga banyak memberikan masukan dan nasehat kepada para pemudaSebatik tersebut.“Gubernur maupun Pemerintah Provinsi telah memberikandukungan penuh, bahkan sudah melakukan berbagai upaya. Tinggal sekarang bagaimanaagar pusat menyetujui keinginan masyarakat untuk memekarkan Kota Sebatik.Makanya itu, perlu adanya dorongan-dorongan dari elemen masyarakat untukpercepatan,” kata Irianto.

Dalamkesempatan itu, gubernur juga menyarankan agar para pemuda bersama masyarakatdi Sebatik membentuk Presidium. Melalui presidium ini lah yang nanti bersamapemerintah mendorong untuk percepatan pembentukan DOB Sebatik.

Sementaraitu ditemui usai bertemu gubernur, koordinator Gempur Fandi Arsidi mengucapkanterima kasih kepada gubernur yang telah bersedia menemui dia danrekan-rekannya. “Respons Pak Gubernur sangat bagus. Kami berterima kasih banyakdiberikan masukan dan motivasi,” kata Fandi yang didampingi beberapa temannyayang tergabung dalam Gempur.

Dirinya punbersama seluruh pemuda dari berbagai kalangan yang tergabung dalam Gempur, siapmenjalankan apa yang menjadi arahan gubernur. Termasuk bersama elemenmasyarakat lain untuk membentuk Presidium percepatan DOB Sebatik.

Dalamkesempatan lain, gubernur mengklarifikasi pemberitaan di salah satu media lokalsetempat, terkait dengan pertemuannya dengan para pemuda yang tergabung dalamGempur tersebut. "Supaya tidak menimbulkan salah persepsi di masyarakat.Saya perlu mengklarifikasi berita di media ini," ungkapnya. Irianto menjelaskan,dalam pertemuan itu tidak ada kalimat menagih janji kampanye terkait pemekaranPulau Sebatik. Karena memang dalam janji kampanye dan debat Pasangan Calon(Paslon) sebelum Pilkada dua tahun lalu, Irianto menegaskan, tidak pernahmenjanjikan akan secepatnya memekarkan Sebatik.

"Halini saya tegaskan karena saya yakin adik-adik dari Gempur paham dan mengerti,bahwa terkait cepat dan tidaknya DOB itu domain pemerintah pusat," kataIrianto.

“Seperti yangsaya sampaikan saat pertemuan itu, yang saya lakukan adalah berusaha mendorongpercepatan dengan meyakinkan pemerintah pusat lewat koordinasi dan komunikasidengan pengambil kebijakan di republik ini, serta menyampaikan dalamforum-serta tingkat nasional. Dengan tujuan agar pemerintah pusat bisa mengertidan memahami, serta bisa menindaklanjuti usulan DOB di Kaltara. Bukan hanyaSebatik melainkan termasuk Kabudaya, Krayan, Tanjung Selor dan Apau Kayan,sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” teranggubernur lagi.

“Salah satualasan yang sering saya kemukakan adalah dengan pemekaran, diharapkanpercepatan geliat pembangunan di wilayah Kaltara bisa dilakukan. Sehinggamembawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.