Gubernur Resmikan Peluncuran SB Reguler Buatan Tarakan

id ,

EKSEKUTIF : Gubernur Kaltara Dr Ir H Irianto Lambrie kala meninjau ruang penumpang salah satu SB Executive Sadewa, Minggu (13/8). (dok humas)

Tarakan
(Antara News Kaltara) - Pengusaha yang berintegritas, pekerja keras, dan tak
takut berinovasi merupakan hal yang sangat diharapkan dapat tumbuh di Provinsi
Kalimantan Utara (Kaltara). Demikian disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto
Lambrie kala menghadiri sekaligus melakukan peluncuran secara simbolis
Speedboat (SB) Executive Sadewa yang dibuat dan dirakit oleh putra-putri
Kaltara yang bekerja di PT Sadewa Gemilang Industri (SGI), Kota Tarakan, Minggu
(13/8).

Di hadapan
para undangan, termasuk Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI)
Provinsi Kaltara Hendik Sudaryanto, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H
Badrun, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan,
Gubernur menuturkan industri merupakan hal penting dalam pertumbuhan ekonomi di
suatu daerah. "Sebuah daerah akan sulit maju tanpa industri. Keberadaan
industri, khususnya di Kaltara, juga penting bagi Pemprov karena menopang upaya
inovasi dan kreativitas membangun ekonomi Kaltara," kata Irianto.

Pemprov
Kaltara, kata gubernur, secara langsung terbantu dengan keberadaan industri di
wilayahnya. Salah satunya, karena industri mampu menyerap tenaga kerja. Sehingga
tingkat pengangguran berkurang. "Yang terpenting, seorang pelaku industri
harus mampu membuktikan apa yang ingin dilakukannya. Banyak mendengar, jelas
hasil dan manfaat dari industri yang didirikannya tersebut. Contohnya, PT SGI
ini, karena sepanjang pengetahuan saya, ini industri pertama yang mengerjakan
dan merakit speedboat reguler di wilayah Kaltara, khususnya Tarakan. Ini patut
diapresiasi," tegasnya.

Eksistensi
industri di Kaltara, lanjutnya, juga perlu ditopang dengan perizinan yang
lengkap dan memenuhi aturan yang berlaku. Dalam hal ini, Gubernur mengarahkan
agar pelaku industri untuk memastikan kelengkapan dokumen untuk memperoleh
izin. "Industri tetap harus didukung, meski perizinannya belum ada.
Pemprov Kaltara, sepanjang persyaratan yang diperlukan dapat dipenuhi, akan
segera diterbitkan. Kalau bisa secepatnya, mungkin 2 atau 3 hari," urai
Gubernur.

Pelaku
industri juga diminta untuk mengedepankan pelayanan kepada pelanggan dengan
standar yang tepat, murah, kompetitif dan memberikan jaminan keselamatan bagi
pengguna layanan yang disediakan tersebut. "Ini menjadi tren di dalam
kemajuan dunia usaha di Indonesia. Khusus usaha transportasi, jaminan pelayanan
yang cepat, murah dan selamat sangat diinginkan pelanggan. Jadi, intinya adalah
munculkan daya saing usaha yang sehat," jelasnya.

Mendukung
perkembangan industri di Kaltara, khususnya industri transportasi, Irianto
mengakui bahwa Pemprov telah melakukan banyak hal. Di antaranya, selain
kemudahan dan percepatan penerbitan izin, Pemprov juga mengembangkan
infrastruktur kepelabuhanan. Seperti rehab Pelabuhan Tengkayu II atau SDF Kota
Tarakan dan lainnya. "Usaha industri seperti yang dilakukan PT SGI ini
juga akan merasakan manfaat besar atas geliat investasi yang muncul di Kaltara.
Kan, Kaltara tengah mempercepat realisasi KIPI (Kawasan Industri dan Pelabuhan
Internasional) Tanah Kuning-Mangkupadi, ini akan membutuhkan banyak armada
speedboat. Untuk memenuhi hal tersebut, pastinya pada investor yang mengelola
KIPI akan melirik industri perkapalan terdekat," ulasnya.

Namun,
Gubernur menegaskan bahwa masuknya investasi yang akan menopang pertumbuhan
industri di Kaltara tersebut, sepenuhnya tergantung kepada sikap masyarakat
Kaltara. "Puluhan miliar dollar investasi akan masuk ke Kaltara. Tapi
kalau masyarakat Kaltara tidak mendukung masuknya investasi tersebut, maka si
investor yang sudah siap tersebut akan lari," tuntasnya.

Sebagai
informasi, SB Executive Sadewa garapan PT SGI memiliki kelebihan standar
keamanan dan kenyamanan yang lebih baik dari armada sejenis. Soal kecepatan,
speedboat ini ditaksir mampu melayari rute Tarakan-Tanjung Selor dalam waktu 1
jam. Ini mengandalkan mesin 250 PK sebanyak 4 unit yang digunakan speedboat
tersebut.

PT SGI
merancang dua unit speedboat untuk pelayaran komersial antar wilayah di dalam
Provinsi Kaltara. Kapasitas penumpangnya, antara 50 hingga 60 orang. Di tiap
speedboat, sudah disiapkan emergency exit, seat standar pesawat terbang,
memiliki Air Conditioner (AC), serta aksesoris lain yang akan memberikan
kenyamanan bagi pengguna layanan.
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar