Tingkat Kunjungan Wisata ke Kaltara Makin Membaik

id ,

TanjungSelor (Antara News Kaltara) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara,dalam hal ini Dinas Pariwisata (Dispar) menargetkan tingkat kunjungan wisatawanke Kaltara mencapai 262.250 jiwa pada tahun ini. Dispar meyakini, targettersebut dapat terealisasi hingga akhir tahun ini. "Dasar perhitunganjumlah wisatawan itu, tak hanya berdasarkan jumlah orang yang berkunjung kesalah satu lokasi atau objek wisata. Namun, secara umum, turut dihitung pula orangyang berkunjung ke suatu daerah guna melakukan perjalanan untuk tujuan khusus.Contohnya, kunjungan belasan ribu orang ke Kaltara, khususnya Tanjung Selorterkait penerimaan CPNS tahun ini. Belum lagi, kunjungan lainnya," paparKepala Dispar Kaltara Ahmad Haerani, Selasa (3/10).

Sementarauntuk jumlah riil wisatawan ke Kaltara, diakui Haerani belum dapatdikalkulasikan. Mengingat, laporan kunjungan wisatawan dari setiap kabupatendan kota se Kaltara, belum disampaikan masing-masing dinas terkait kepadaDispar Kaltara. "Data kunjungan wisatawan 2016 belum kami rekapitulasi.Sementara untuk tahun ini, telah kami minta. Dan, kami imbau, mulai Oktobernanti, secara rutin tiap tiga bulan sekali, laporan kunjungan wisatawan keKaltara dari tiap kabupaten dan kota, sudah dapat disampaikan kepadakami," papar Haerani.

Sejurusdengan pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Kaltara, perkembangan usahaperhotelan pun meningkat. Termasuk tingkat huniannya. Di Kabupaten Bulungansaja, menurut laporan yang diterima Dispar Kaltara, dalam sebulan sekitar 1.000orang menginap di sejumlah hotel yang ada. "Pertumbuhan wisatawan dantingkat hunian di hotel dan sejenisnya itu, merupakan salah satu bentukkeberhasilan upaya promosi pariwisata kita," jelas Haerani.

Promosipariwisata itu, dilakukan lewat media sosial maupun pameran, serta mediapromosi statis, seperti videotron dan lainnya. "Ini disesuaikan dengankemampuan anggaran kami pada tahun ini. Namun, tahun depan, kami mencobamerumuskan sebuah event berskala internasional juga daerah. Jadi, nanti, adatop event untuk daerah, top event untuk provinsi dan top eventinternasional," ungkap Haerani.

Promosijuga digalang Dispar yang berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata(Kemenpar). Lewat Kemenpar, potensi pariwisata Kaltara dipromosikan ke 15negara, dengan total 150 spot promosi. "Di DPA (Dokumen PelaksanaanAnggaran) APBD-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan), kami jugabekerjasama dengan majalah penerbangan untuk membeberkan potensi pariwisatakita," urainya.

Sementarauntuk event yang langsung menyentuh masyarakat, Dispar melalui DanaDekonsentrasi merealisasikan sejumlah kegiatan. Di antaranya, Sosialisasi SadarWisata dan Sapta Pesona, Sosialisasi Branding Pesona Indonesia, pelatihan TourGuide, dan pelaksanaan Aksi Wisata Pesona Indonesia di Tanah Kuning, KecamatanTanjung Palas Timur dirangkaikan dengan penanaman 200 batang pohon yangmelibatkan Non Government Organization (NGO) serta pemuda di wilayah tersebut."Saat ini, dari Dispar Kaltara fokus promosi dengan pengembangan potensiwisata Tanah Kuning. Tepatnya, spot Wisata Tanah Kuning II, sekaliguspemasangan pelang nama jalan disana," urai Haerani.

DipilihnyaTanah Kuning sebagai prioritas pengembangan pariwisata saat ini, karena cukuplow cost dan jaraknya dekat dengan pusat ibukota Kaltara, Kabupaten Bulungan.Ditambah lagi, jumlah kunjungan wisatawan, khususnya domestik ke sana cukuptinggi. "Pada hari Minggu, kunjungan wisata ke sana mencapai 200 orang.Sedangkan, di hari besar, mencapai ribuan orang," jelas Haerani.

Faktorpendukung lainnya, adalah di sekitar spot Wisata Tanah Kuning terdapat sejumlahpotensi spot wisata lainnya, selain Wisata Pantai Tanah Kuning I dan II. Yakni,Wisata Pantai Famili, Wisata Pantai Kelapa, Wisata Pantai Cemara, Wisata PantaiPindada, dan Wisata Pantai Kampung Baru. "Bentangan pantai disana jugacukup panjang, sehingga cukup menarik minat wisatawan. Dari sana juga dapatberanjak ke spot Desa Wisata Setulang dan Sajau Metun," ungkapnya.

TARAKAN,PUSAT WISATA KULINER

SelainTanah Kuning, Dispar Kaltara juga memfokuskan pengembangan potensi pariwisatalainnya. Yaitu, wisata kuliner dimana daerah yang menjadi pusatpengembangannya, Kota Tarakan. "Di Tarakan, salah satu yang terkenaladalah wisata kuliner Kepiting Soka, serta sejumlah makanan sejenis yang sudahterkenal di nusantara dan internasional," kata Haerani.

Dispar jugaakan mengeksplorasi potensi wisata kuliner lainnya di Tarakan. Salah satunya,Sayur Ubi Tumbuk. "Makanan daerah yang paling terkenal di lokal, UbiTumbuk yang menjadi makanan sehari-hari sejumlah masyarakat di Tarakan, jugadaerah Kaltara lainnya," urai Haerani.

Untuk potensi wisata bahari, Dispar melirik potensi Karang Mangkaliat.Spot ini terbilang jarang dikunjungi orang, dan berdekatan dengan Desa TanahKuning dan Mangkupadi. "Terumbu karang disana cukup indah, dan berpotensibesar menjadi spot snorkeling andalan Kaltara," tuntasnya.