2018 , Wifi Gratis di beberapa titik di Kaltara

id Pemasangan, Wifi, Gratis, Kaltara

Gambar Infografis (humasprovkaltara)

Tanjung Selor (Antaranews Kaltara) – Tahun ini, dialokasikan 80 titik Wireless Fidelity (Wifi) gratis terpasang di seluruh Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Seluruh WiFi itu, ditangani oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerjasama dengan operator telekomunikasi nasional, PT Telkom. Sesuai data Diskominfo Kaltara, dari 80 alokasi WiFi gratis tersebut, 51 di antaranya telah terpasang di kawasan publik. Seperti, rumah sakit, pelabuhan, taman hingga pasar. “Tujuan pemasangan WiFi gratis itu, untuk menunjang kemudahan akses internet bagi masyarakat Kaltara,” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, Kamis (29/11).

Lebih jauh lagi, Wifi gratis ini juga untuk mendorong pengembangan wawasan masyarakat, serta mendongkrak pertumbuhan perekonomian digital di Kaltara.

Service Set Identifier (SSID) Wifi ini dikenal dengan sebutan Kaltara Terdepan. “Setiap jaringan Kaltara Terdepan itu, kecepatan akses internetnya mencapai 50 Mbps (Mega Byte per Second),” jelas Gubernur yang didampingi Kepala Diskominfo Kaltara Syahrullah. Kecepatan tersebut, dinilai cocok dan memadai untuk masyarakat umum mencari informasi dari internet.

Dituturkan Irianto, untuk efisiensi, Diskominfo terus memantau pemanfaatan 51 titik Wifi yang berada di kawasan publik tersebut. Selain monitoring dan evaluasi, tingkat penggunaan jaringan pun dipantau. “Yang kurang penggunaannya akan digeser ke lokasi lebih ramai penggunaannya,” urai Gubernur. Rencananya, Diskominfo akan menambah titik Wifi gratis di Bulungan. Di antaranya, di Kulteka, Taman Ahmad Yani, dan ruang terbuka hijau dekat Pelabuhan Kayan II atau pelabuhan speedboat reguler.

Disebutkan pula oleh Irianto, pengelolaan 51 titik Wifi Kaltara Terdepan itu menggunakan anggaran senilai total Rp 41.182.500 per bulan. Dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara. “Dana ini sudah include biaya perawatan,” ucap Gubernur.

Selain itu, Diskominfo juga menyediakan tambahan titik jaringan internet khusus SMA dan SMK guna menunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ada 7 titik jaringan internet disediakan sesuai usulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara. Dalam penyediaannya, Diskominfo menggunakan VSAT yang dikelola oleh Mangoesky. “Menurut keterangan Diskominfo, kuotanya 5 GB dengan bandwidth 2 Mbps,” urai Gubernur. Selain untuk UNBK, titik jaringan internet ini tetap bisa digunakan pihak sekolah untuk keperluan sekolah lainnya.

Dijelaskan Gubernur, dukungan jaringan untuk bidang pendidikan itu, dalam pembiayaannya juga bakal melibatkan Disdikbud Provinsi Kaltara. “Dari penjelasan kepala Diskominfo, 7 titik tersebut telah terpasang tahun ini. Sementara, untuk pendanaan penggunaan internet dan lainnya masih dikoordinasikan dengan pihak Disdikbud Kaltara. Apakah akan dilanjutkan oleh mereka, atau tetap dikelola Diskominfo,” jelas Irianto. 7 titik tersebut, saat ini masih menjadi wewenang pengelolaan Diskominfo Kaltara (sampai Maret 2019) hingga ada kesepakatan dengan Disdikbud Kaltara.

Tak itu saja, Diskominfo juga menyediakan jaringan internet untuk kepentingan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) KM 9 Tanjung Selor, serta penopang kegiatan pendidikan di SMP Negeri 1 Tanjung Palas Utara. “Penyediaan jaringan ini, atas usulan langsung pihak sekolah dan Puskesmas tersebut. Untuk tahun ini, pengelolaannya masih dilakukan Diskominfo, tapi untuk tahun depan bergantung penggunanya. Apakah akan tetap dilanjutkan oleh mereka atau tidak, itu tergantung kepada keputusan pihak Puskesmas dan SMP Negeri 1 Tanjung Palas Utara,” tutup Irianto.

Pewarta :
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar