Inovasi Warga Bunyu dan Nunukan Juarai Lomba TTG Provinsi

id Lomba, Teknologi, Tepat, Guna

Gambar Infografis (humasprovkaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), belum Lama ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) telah menggelar lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Tahun 2019.

Hasilnya, dari gelaran itu untuk Kategori Inovasi TTG menjadi Juara I adalah Hot Mixer Manual yang dibuat oleh Surapto dari Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan dengan fungsi pembuatan Paving Blok dari sampah. Kemudian untuk Kategori TTG Unggulan, keluar sebagai Juara I adalah Pemotong Tali Budidaya Rumput Laut yang dibuat oleh Amri, warga Nunukan.

Kepala DPMD Kaltara Wahyuni Nuzband mengatakan, TTG adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui TTG dapat menjawab permasalahan masyarakat. Utamanya, bagi para pelaku usaha ekonomi mikro di daerah dalam menciptakan tumbuhnya teknologi tepat guna, sehingga mempunyai daya saing dan dapat mengurangi kemiskinan maupun pengangguran.

Disebutkan, penyelenggaran Lomba TTG Tingkat Provinsi Tahun 2019 terbagi dalam dua kategori yang diperlombakan. Yaitu Kategori Inovasi TTG, yaitu alat yang sudah ada dikembangkan kembali. Kemudian kedua, Kategori TTG Unggulan yaitu alat yang baru diciptakan.

Untuk kategori Inovasi TTG sendiri terdapat 10 alat/ metode TTG dan untuk kategori TTG Unggulan terdapat 4 alat/ metode TTG. Kategori Inovasi TTG menjadi Juara I adalah Hot Mixer Manual yang dibuat oleh Surapto dari Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan dengan fungsi pembuatan Paving Blok dari sampah. Kemudian untuk Kategori TTG Unggulan yang keluar sebagai Juara I adalah Pemotong Tali Budidaya Rumput Laut yang dibuat oleh Amri, warga Kabupaten Nunukan, yang memudahkan petani rumput laut yang ada di Nunukan. Perkembangan TTG yang ada di Kaltara tidak terlepas dari peran Pemprov Kaltara melalui DPMD Pemprov Kaltara yang memfasilitasi terbentuknya Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (POSYANTEK) di Kecamatan dan Desa.

Sampai tahun 2019 ini , Posyantek yang telah terbentuk berjumlah 35 Posyantek Kecamatan dan 10 Posyantek Desa.

Pada saat ini, Posyantek yang telah banyak terbentuk berada di Kabupaten Malinau yang berjumlah 15 Posyantek Kecamatan dan 3 Posyantek Desa, sedangkan Kabupaten Bulungan berjumlah 9 Posyantek Kecamatan dan 1 Posyantek Desa, Kabupaten Nunukan berjumlah 7 Posyantek Kecamatan dan 6 Posyantek Desa, Kota Tarakan juga telah terbentuk 4 Posyantek Kecamatan dan Kabupaten Tana Tidung sendiri belum ada terbentuk Posyantek, diharapkan akhir tahun ini bisa terbentuk posyantek disana.

“Tahun depan pelaksanaan gelaran TTG akan diikuti oleh pelajar SMK, sehingga gelaran akan lebih meriah dan diharapkan akan ada alat/metode TTG yang baru, karena pelajar SMK saat ini yang kita ketahui tergolong kreatif – kreatif,” tambahnya. Harapannya, melalui TTG ini masyarakat Kaltara dapat menjalin hubungan kerja sama, serta meningkatkan motivasi masyarakat untuk mampu mengembangkan, menciptakan dan modifikasi TTG baru. Sehingga meningkatkan jangkauan pemasaran produk usaha ekonomi mikro dari lingkup lokal menuju nasional, serta mendorong kegiatan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di desa-desa di Kaltara.

Baca juga: Gelar TTG Dorong Masyarakat untuk Terus Berinovasi
Baca juga: Dua Wakil Kaltara Masuk 10 Besar Gelar TTG Nasional


Pewarta :
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar