Polda Kaltara gelar Salat Gaib bagi korban tragedi Kanjuruhan

id Polda

Polda Kaltara gelar Salat Gaib bagi korban tragedi Kanjuruhan

Polda Kaltara gelar Salat Gaib bagi korban tragedi Kanjuruhan (Humas Polda)

Tanjung Selor (ANTARA) - Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Kasmudi, S.I.K. bersama PJU Polda Kaltara dan personel hari ini melaksanakan doa bersama bagi korban tragedi Kanjuruhan Kabupaten Malang. Kamis (06/10/22)
Bertempat di Masjid Nur Aryyaguna PoldaKaltara setelah melaksanakan apel pagi. Dilaksanakan pula Salat Gaib yang dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin.

Dalam agenda Binrohtal kali ini oun dirangkai dengan doa bersama atas tragedi yang terjadi di Kanjuruhan.

Doa bersama ini dilakukan sebagai bentuk rasa empati kepada para korban termasuk dua anggota Polri yang meninggal dalam insiden kemanusiaan tersebut.

Baca juga: Kasus Kanjuruhan, penyidik telah periksa 35 saksi Internal maupun eksternal
Baca juga: Erick Thohir temui Presiden FIFA bahas masa depan sepak bola Indonesia
Baca juga: 131 orang meninggal, data terbaru korban Kanjuruhan



Polda Kaltaragelar Salat Gaib bagi korban tragedi Kanjuruhan (Humas Polda)
Wakapolda Kaltara melalui Kabid HumasPolda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa dengan doa bersama ini semoga para korban diterima dengan baik disisi Yang Maha Kuasa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Kita semua tentunya berharap semoga untuk di Provinsi Kalimantan Utara tidak terjadi kejadian serupa,dan dapat dijadikan pelajaran bagi kita semua,” katanya.

Wakapolda juga menghimbau agar seluruh personel kepolisian di jajaran Polda Kaltara bersama seluruh masyarakat Kaltara bisa turut serta menjaga kamtibmas yang kondusif dan menjauhi kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri.

Baca juga: Kapolda Kaltara minta beberapa hal dievaluasi, singgung kasus Stadion Kanjuruhan
Baca juga: Catatatan Hendry Ch Bangun -Tragedi Kanjuruhan dan awal kompetisi sepak bola Indonesia
Baca juga: Polri datangkan langsung Kompolnas pantau kinerja Tim Investigasi Kanjuruhan