Alat kelengkapan DPRD Kaltara sudah terbentuk tanpa voting

id dprd

Alat kelengkapan DPRD Kaltara sudah terbentuk tanpa voting

Ketua DPRD Kalimantan Utara, Norhayati Andris. ANTARA/Susylo Asmalyah

Tarakan (ANTARA) - Ketua DPRD Kalimantan Utara, Norhayati Andris mengatakan alat kelengkapan DPRD sudah terbentuk pada hari Rabu (6/11) tanpa melalui voting.

"Alat kelengkapan DPRD sudah terbentuk tanpa melalui voting, tapi berdasarkan musyawarah mufakat dari seluruh anggota," kata Norhayati saat dihubungi ANTARA di Tarakan, Jumat.

Dijelaskannya bahwa alat kelengkapan dewan yang terbentuk terdiri dari 4 komisi yang sudah ada Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris.

Komisi I untuk bidang pemerintahan, hukum dan hak azasi manusia dengan Ketua Komisi I, Syarwani dari fraksi Golkar, Wakil Ketua, Andi Kasim dari fraksi Gerindra dan Sekretaris, Nurdin Hasni dari fraksi Amanat Pembangunan Nasional Bintang Kebangsaan.

Komisi II untuk bidang perekonomian dan keuangan dengan Ketua Komisi II, Herman dari fraksi Amanat Pembangunan Nasional Bintang Kebangsaan, Wakil Ketua, Rakhmat Sewa dari fraksi PDI Perjuangan dan Sekretaris, Muhammad Nasir dari fraksi Gerindra.

Komisi III untuk bidang Pembangunan dengan Ketua Komisi III, Najamuddin dari fraksi Demokrat, Wakil Ketua, Supaad Hadianto dari fraksi Amanat Pembangunan Nasional Bintang Kebangsaan dan Sekretaris, Jufri Budiman dari fraksi Gerindra.

Komisi IV untuk Kesejahteraan Rakyat dengan Ketua Komisi IV, Achmad Djufrie dari fraksi Gerindra, Wakil Ketua, Mohammad Saleh dari fraksi Golkar dan Sekretaris, Markus Sakke dari fraksi Hanura.

"Terbentuknya kelengkapan dewan berdasarkan kesadaran dari masing - masing serta kebersamaan untuk memikirkan kepentingan masyarakat," kata Norhayati.

Ditambahkannya pula bahwa setiap 2,5 tahun akan ada pergantian di komisi, jadi tidak ada anggota yang tertinggal.

"Semua untuk Kaltara tanpa melihat partai, suku dan agama," katanya.
Baca juga: Gubernur Ajak Anggota DPRD Lebih Harmonis dan Bersinergi
Baca juga: Wagub Puji Komitmen Tinggi DPRD Kaltara
Pewarta :
Editor : Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar