Nostalgia aktifis kampus, Irianto dan Bang Akbar

id Aktifis kampus,Akbar tanjung,Irianto

Nostalgia aktifis kampus, Irianto dan Bang Akbar

Silaturahim Irianto dengan Akbar Tanjung

Jakarta (ANTARA) - Gubernur Kaltara Irianto Lambrie memenuhi undangan silaturahmi ke kediaman salah seorang Tokoh Nasional Akbar Tanjung di daerah Jakarta Selatan, Minggu malam (5/7/2020).

"Sebuah kehormatan mendapat undangan dari beliau yang dulu akrab dipanggil Bang Akbar. Jika tidak salah, ini merupakan ketiga kalinya saya diterima silaturahmi di rumah kediaman beliau," kata Irianto Lambrie di Jakarta, Minggu.

Pertama, katanya pada 2014 (pada saat itu Irianto menjabat sebagai Sekdaprov Kaltim/Pj. Gubernur Kaltara).

Saat itu, Irianto bersilaturahmi bersama Soedarsono Soekardi (mantan Kepala Bappeda Kaltim dan Deputi Menpera).

Pertemuan kedua, pada 2016 (sebagai Gubernur Kaltara) dan ketiga pada malam ini, Minggu 5 Juli 2020.

Silaturahmi ini, diistilahkan Irianto sebagai hubungan antara senior dan junior serta rasa rindu atau nostalgia masa muda.

Pasalnya, kedua tokoh ini sesama aktifis di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia).
Silaturahim Irianto dengan Akbar Tanjung

"Kami banyak bercerita santai tentang nostalgia masa muda, ketika beliau masih sebagai aktifis di HMI maupun di KNPI," ujar Irianto

Selain pernah menjabat sebagai Ketum DPP Golkar, Akbar Tanjung juga pernah menjabat sebagai Menpora (1988 - 1993), Menpera (1993 - 1998), Menperkim (1998), dan Mensesneg (1998 - 1999); Ketua DPR RI (1999 - 2004).

Akbar juga pernah menjadi Ketum PB HMI, Ketum DPP KNPI (1978 - 1981), dan beberapa organisasi nasional lain.

Akbar Tanjung merupakan tokoh senior Alumni HMI, KNPI, tokoh politik nasional dan sesepuh Golkar.

"Kita doakan, semoga Bang Akbar Tanjung senantiasa diberikan kesehatan, keafiatan dan kebahagian dunia dan akhirat," imbuhnya.

Baca juga: Golkar DKI bantu tenaga medis rumah sakit COVID-19

Baca juga: Gubernur Ajak Kahmi Bersinergi--Berpesan Agar Kahmi Menjaga Marwah HMI
Pewarta :
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar