Gubernur Kaltara tinjau peningkatan jalan lingkungan di Tarakan

id jembatan

Gubernur Kaltara tinjau peningkatan jalan lingkungan di Tarakan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie (tengah) meninjau pembangunan atau peningkatan jalan di Tarakan, Kamis (16/7). Dokumen Pemprov Kaltara

Tarakan (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambri meninjau pembangunan atau peningkatan jalan lingkungan di RT 30 Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat, yang juga dikenal dengan sebutan wilayah Jembatan Bongkok.

"Setibanya di Kota Tarakan, saya bersama sejumlah kepala OPD serta Wakil Walikota Tarakan Bapak Effendhy Djuprianto meninjau pembangunan atau peningkatan jalan lingkungan di RT 30 Karang Anyar Pantai," kata Irianto di Tarakan, Kamis.

Dia mengungkapkan bahwa jalan lingkungan di sini, kondisi sebelumnya sangat memprihatinkan, karena kayunya banyak yang lapuk dan rusak.

Badan jembatan juga miring karena pondasinya lapuk atau tergerus kedalam tanah.

"Sekarang Alhamdulillah kondisinya jauh lebih baik, bahkan lebar jalan dari sebelumnya hanya dua meter ditambah menjadi tiga meter," kata Gubernur.

Untuk kegiatan konstruksinya, menggunakan APBD Kaltara 2020 senilai Rp198,3 juta. Dikerjakan selama tiga bulan atau 90 hari sesuai kontrak.

"Di sela kunjungan, saya bersama rombongan juga singgah Salat Dzuhur berjamaah di Masjid Nurul Mu'minin, Jembatan Bongkok RT 30. Masjid harus selalu bersih. Dari itu, kebersihannya harus dijaga. Untuk bantuan, silakan diajukan namun harus mengikuti aturan yang berlaku," kata Gubernur.

Irianto menyampaikan agar jangan lupa untuk berdisiplin mematuhi protokol kesehatan. Namun tetap selalu memakai masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dan menjaga imunitas tubuh.

Presiden juga berencana membuat aturan untuk memberikan sanksi kepada warga yang tidak mematuhi standar protokol kesehatan.

"Saya kabarkan juga, bahwa dari hasil pertemuan saya dengan Bapak Presiden RI Joko Widodo di Istana Bogor, Pak Presiden menyampaikan rencana untuk kembali melakukan kunjungan ke Kaltara, tepatnya ke hatchery atau pembibitan udang di Jembatan Bongkok," kata Irianto.
Baca juga: Alokasikan Rp 100,8 Miliar untuk Jalan dan Jembatan
Baca juga: Rp 598,4 Miliar untuk Infrastrukur Jalan dan Jembatan

Pewarta :
Editor : Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar