BNI Resmi Miliki Cabang Kaltara

id ,

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Catur Budi Harto dan Gubernur Kaltara pada peresmian Kantor Cabang BNI Tanjung Selor (datiz)

       Tanjung Selor (Antara News Kaltara) - Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie didampingi Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Catur Budi Harto meresmikan Cabang Bank Nasional Indonesia atau Bank BNI Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara yang sebelumnya hanya berstatus kantor cabang pembantu (KCP).
        "Pembukaan kantor cabang ini semata-mata karena komitmen BNI kepada warga Kaltara, ini adalah unit kerja ke-21 di Kalimantan," ujar kata Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Catur Budi Harto pada acara presmian tersebut di Tanjung Selor, Jumat sore.
Proses ini, kata dia,  melalui dukungan dan izin Pak Gubernur Kaltara bersama jajarannya, Bank Nasional Indonesia dan OJK tentu memiliki manfaat dari kantor cabang menjadi cabang.
"Makna dari peningkatan status ini antara lain, adalah kecepatan dari pelayanan. Setelah dari KCP (kantor cabang pembantu) menjadi cabang penuh maka kewenangan akan lebih besar," katanya.
Kewenangan lebih besar yang diberikan kepada pimpinan cabang penuh lebih besar ketimbang pimpinan KCP, khususnya kewenangan memberikan kredit lebih besar.
Demikian juga pasukan-pasukan gerak cepat, atau pasukan pemasaran lebih banyak sehingga pelayanan jasa perbankan dipastikan akan lebih baik.
Hal lain dengan meningkatkan organisasi dan sumber daya manusia, maka ke depan akan lahir anak-anak perusahaan, yakni KCP-KCP dan kantor kas, apalagi kantor yang digunakan selama ini masih sewa.
"Kami masih mencari lokasi tempat untuk membangun kantor cabang utama," ujarnya dalam acara yang dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPRD Kaltara Abdul Jalil Fatah dan Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala serta sejumlah pengusaha dan nasabah BNI di Tanjung Selor.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mememberikan apresiasi terhadap kehadiran Cabang BNI di Tanjung Selor.
"Kehadiran BNI sangat berarti bagi provinsi baru ini. Menjadi sebuah indikator tentang kemajuan sebuah daerah, yakni dengan banyaknya hadir lembaga keuangan," ujar Irianto.
Irianto menjelaskan bahwa kemajuan daerah itu setelah menjadi provinsi lima tahun silam memang pesat luar biasa.
Misalnya, dalam kurun lima tahun itu, pertambahan penduduk di Bulungan saja mencapai 100.000 jiwa, dibandingkan dengan program transmigrasi di daerah itu yang dimulai sejak 1970-an, hanya bertambah 40.000 jiwa.
"Berbagai kemajuan ini perlu dukungan perbankan, baik dari pemyaluran kredit maupun menghimpun dana masyarakat, jadi kami sangat menyambut baik kehadiran BNI ini, semoga bank lain juga melakukan hal yang sama," katanya seraya menjelaskan bahwa salah satu bank swasta yang sudah membentuk cabang, yakni Bank Danamon.
Selain itu, ia juga menjelaskan proses Bank Kaltim yang akan menjadi perseroan murni swasta dengan mengganti nama menjadi Bank Kaltim-Tara (Kaltim-Kaltara).

***3***

Editor: iskandar zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar