Gubernur Ingin ASN Berprestasi, Amanah dan Disiplin

id ,

MOTIVATOR : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie memberikan sambutan pada penutupan Diklat Prajabatan GGD, Diklat Teknis Bendahara dan Diklat Pengelola Barang Milik Daerah di Lingkungan Pemprov Kaltara di Gedung Pertemuan BKPSDM Bulungan, Senin (4/1

Tanjung Selor (Antara News Kaltara) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menghadiri sekaligus melakukan Penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Guru Garis Depan (GGD), Diklat Teknis Bendahara dan Diklat Pengelola Barang Milik Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Gedung Pertemuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan, Senin (4/12).

Mengawali sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat kepada seluruh peserta diklat, terutama kepada yang meraih prestasi. Namun diingatkan juga oleh Gubernur bahwa prestasi merupakan hal yang biasa dan normatif. "Yang berprestasi saat ini, harus mampu meningkatkan prestasi kedepannya serta mampu menjadi motivator bagi pegawai yang lain. Dan, dengan prestasi yang diperoleh itu, sedianya mampu menjadikan seseorang memiliki pribadi yang baik hingga berdaya saing yang kuat. Persaingan yang dimaksud, adalah persaingan sehat dengan memotivasi orang lain," kata Gubernur.

Tak terlepas dari itu, setiap peserta diklat juga harus bersyukur karena memperoleh banyak hal menguntungkan dan baik dari kepesertaan dalam diklat. Seperti, pengetahuan bagi diri pribadi dan lainnya. "Tak semua orang berkesempatan mengikuti diklat seperti saat ini. Selain itu, wujud rasa syukur itu juga harus mampu dilakukan dengan berinisiatif dan inovatif dalam bekerja," ulas Irianto.

Gubernur juga berpesan agar setiap peserta diklat harus menunjukkan perubahan dalam kehidupan kerjanya. Juga memberikan contoh dan menjadi referensi bagi rekan sekerjanya. "Yang terpenting, cara berpikir para peserta diklat dapat berubah menjadi lebih bertanggung jawab dan amanah serta berdisiplin dalam menjalankan tugas masing-masing," ungkap Irianto.

Sebagai informasi, Diklat GGD digelar selama 78 jam pelajaran atau setara 7 hari sejak 27 November hingga 4 Desember dengan jumlah peserta 36 orang. Sementara, Diklat Teknis Bendahara digelar selama 53 jam pelajaran atau setara 5 hari sejak 27 November hingga 1 Desember dengan jumlah peserta 42 orang. Lalu, Diklat Pengelola Barang Milik Daerah digelar selama 51 jam pelajaran atau setara 5 hari sejak 27 November hingga 1 Desember dengan jumlah peserta 24 orang. Dan, Diklat Perencanaan digelar selama 49 jam pelajaran selama 5 hari dengan jumlah peserta 45 orang.

Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar