Diakui Efek multiplier Bandara Bulungan

id Efek multiplier bandara bulungan

bandara tanjung harapan (Iskandar z datu)

Tanjung Selor (Antaranews Kaltara) - Langkah Pemprov Kalimantan Utara untuk terus mengembangkan bertahap Bandara Tanjung Harapan, Bulungan bernilai sangat strategis karena memiliki "efek multiplier".

Beberapa warga yang ditemui di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Rabu mengakui hal itu.

Hartono, pengusaha dari Surabaya mengakui bahwa efek multiplier dari pengembangan Bandara sangat besar dalam menggerakan perekonomian provinsi itu.

"Jelas dengan kian mulus prasarana dan sarana perhubungan maka sangat mendukung roda perekonomian, khususnya bagi investasi swasta," ujar.

Awalnya, Bandara tersebut hanya melayani pesawat kecil karena landasan pacu pendek.

Secara bertahap Gubernur Irianto Lambrie mengembangkan Bandara, khusunya memperpanjang landasan pacu dari 1.200 meter, 1.400 meter dan 1.600 meter sehingga melayani pesawat cukup besar, yakni ATR 72.

Diprogramkan untuk terus mengembangkan Bandara hingga memiliki "run way" 2.500 meter sehingga melayani pesawat jenis boing.




Baca : https://kaltara.antaranews.com/berita/449253/sosok




Hal senada disampaikan salah seorang penumpang dari Samarinda, Zaenal yang menilai pengembangan Bandara di Tanjung Selor itu sangat berdampak bagi kemajuan ekonomi Kalrara.

"Baik tamu dari pusat (departemen) maupun calon investor, kini dengan mudah dari Jakarta mengunjungi Kaltara," ujarnya.

Selain itu, tingginya kasus kecelakaan lalu lintas laut dan sungai, menyebabkan orang yang ingin ke Tanjung Selor takut turun di Bandara Tarakan jika harus naik kapal cepat (speedboat) lagi.

"Saya pikir Pemprov Kaltara punya visi dan misi yang jelas, yakni priorutas program yang bersentuhan demgan perekonomian rakyat," katanya.







Pewarta :
Editor: Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar