Zainal -- Yansen Akan Mewujudkan Wajib Belajar 16 Tahun di Kaltara

id Pilgub

Zainal -- Yansen Akan Mewujudkan Wajib Belajar 16 Tahun di Kaltara

Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalimantan Utara nomor urut tiga, Drs. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum - Dr. Yansen Tipa Padan, M.Si (ZIYAP) saat debat pertama di Tarakan, Minggu malam (35/10). Antara/Susylo Asmalyah

Tarakan (ANTARA) - Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalimantan Utara nomor urut tiga,Drs. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum - Dr. Yansen Tipa Padan, M.Si (ZIYAP)pada misi ketiganya akan mewujudkan Sumber Daya Manusia yang sehat, cerdas, kreatif, inovatif berakhlak mulia produktifitas dan berdaya saing dengan berbasiskan pendidikan wajib belajar 16 tahun dan berwawaskan

“Salah satu tujuan pemekaran adalah mewujudkan inovasi bagi daerah dalam kaitannya dengan inovasi” kata Yansen saat debat pertama di Tarakan, Minggu malam (25/10).

Menurutnya ada hal – hal yang tidak diatur oleh Pemerintah Pusat, namun sepanjang tidak merugikan negara, wajib belajar adalah suatu kewajiban negara untuk mencerdsakan kehidupan bangsa.

“Jika ada yang mengugat program wajib belajar 16 tahun, mengelitik hati kita, apakah kita rugi mendidik anak – anak kita sejak usia dini,” kata Yansen.

Pasangan Zainal – Yansen dengan visinya “Terwujudnya Provinsi Kalimantan Utara yang Berubah, Maju dan Sejahtera”.

Tema debat pertama terkait hukum, korupsi, penanggulangan narkoba, perdagangan manusia, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Pada pilgub ini ada tiga pasangan Cagub - Cawagub Kaltara nomor urut satu yakni H. Udin Hiangio - Dr. H. Undunsyah, MH, M.Si (U2OK), nomor urut dua yakni Dr. H. Irianto Lambrie - H. Irwan Sabri, SE (IRAW) dan nomor urut tiga yakni Drs. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum - Dr. Yansen Tipa Padan, M.Si (ZIYAP).
Baca juga: Udin - Undun akan wujudkan Kaltara yang unggul, inovatif dan sejahtera
Baca juga: Irianto : Tata Kelola Keuangan Pemprov Kaltara Terbaik di Indonesia


Pewarta :
Editor : Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar