TNI Sudah Beri Vaksin COVID-19 Pada 3.724 Warga di Tarakan

id Vaksin

TNI Sudah Beri Vaksin COVID-19 Pada 3.724 Warga di Tarakan

Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Suratno saat meninjau pelaksanaan serbuan vaksin COVID-19 massal yang gelar TNI di Makodim 0907/Tarakan, Minggu (18/7/2021). ANTARA/Susylo Asmalyah.

Tarakan (ANTARA) - TNI sudah memberikan vaksin COVID-19 baik jenis Sinovac atau AstraZeneca pada 3.724 warga di Tarakan, Kalimantan Utara.

"Hari ini yang ke 17 (pemberian vaksin) dan targetnya adalah 700 orang bekerjasama dengan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan)," kata Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Suratno saat meninjau pelaksanaan serbuan vaksin COVID-19 massal yang gelar TNI di Makodim 0907/Tarakan, Minggu.

Namun diluar dugaan bahwa target melebihi pemberian vaksin yang diberikan hari ini. Warga yang divaksin jadi sebanyak 754 sehingga hasil keseluruhan jumlah nya ada 3.724 orang.

Danrem mengatakan bahwa pada kegiatan vaksin kali ini dari TNI sendiri ada 400 dosis dan kemudian dibantu dari KKP Tarakan sebanyak 300 dosis untuk jenis Sinovac.

Mudah - mudahan ke depan akan lebih banyak lagi vaksin yang tersedia, sehingga semakin banyak warga yang divaksin. Diharapkan imun masyarakat meningkat sehingga virus ini segera dapat dicegah.

Danrem juga menegaskan,bahwa vaksin hanya untuk meningkatkan imun tubuh atau kekebalan tubuh dari COVID- 19 namun harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebarannya.

"Dengan dilaksanakannya vaksinasi massal COVID-19 ini, saya berharap masyarakat sadar akan pentingnya vaksinasi. Namun yang paling penting, tetaplah menjaga kesehatan serta disiplin mematuhi semua prokes sesuai dengan anjuran pemerintah yang telah ditetapkan," katanya.

Suratno mengungkapkan bahwa saat ini, di wilayah Kaltara belum ditemukan adanya COVID-19 varian Delta dan Inggris.

"Sementara ini, dari hasil uji penelitian itu Delta belum, kalau saya dapat informasi Delta itu sudah masuk di Kaltim," kata Suratno.

Danrem juga mengharapkan kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan dalam menerapkan protokol kesehatan, karena semakin hari semakin bertambah kasus COVID-19.
Baca juga: MUI bekerja sama dengan Polri-TNI gelar vaksinasi COVID
Baca juga: Presiden: Semua vaksin tetap dengan mekanisme digratiskan
Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Suratno saat meninjau pelaksanaan serbuan vaksin COVID-19 massal yang gelar TNI di Makodim 0907/Tarakan, Minggu (18/7/2021). ANTARA/Susylo Asmalyah.