Pengusaha Prancis lirik rumput laut Nunukan

id rumput laut nunukan, pengusaha prancis, nunukan, kaltara,Rumput laut

Rumput laut (Datiz)

Nunukan (AntaranewsKaltara) - Pembudi daya bakal bernapas lega berkat adanya pengusaha asal Prancis yang melirik rumput laut Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, untuk diekspor ke negaranya.

Hal itu diutarakan seorang pembudi daya sekaligus pengumpul rumput laut di Kabupaten Nunukan bernama Kamaruddin di Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis.

Ia mengatakan kedatangan pengusaha asal Prancis ke sentra budidaya rumput laut di Kampung Mamolo Kelurahan Tanjung Harapan membawa angin segar, karena berniat membeli rumput laut untuk diekspor ke negaranya.

Keberadaan pengusaha Prancis di daerah itu atas fasilitasi pengusaha asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang pernah mengutarakan niatnya untuk menanamkan investasi.

"Kedatangan pengusaha Prancis ini dibawa oleh pengusaha asal Makassar. Pengusaha Prancis ini berniat membeli rumput laut," kata Kamaruddin.

Ia berharap, niat pengusaha Prancis ini segera diwujudkan agar pembudi daya rumput laut di Kabupaten Nunukan merasa lega karena harga bakal stabil.

Pembudi daya di daerah itu, kata dia, terus berupaya menjaga kualitas khususnya kebersihan dan kadar air agar pengusaha atau investor ini segera mewujudkan minatnya.

Produksi rumput laut di Kabupaten Nunukan mencapai 3.500 ton setiap bulan sehingga membutuhkan investor yang bersedia membeli dalam jumlah besar.

Selama ini harga selalu fluktuatif disebabkan oleh permainan tengkulak atau pengumpul lokal dengan alasan turun pada tingkat pabrikan di Tiongkok.

Oleh karena itu, adanya pengusaha Prancis ini mampu meredam permainan harga tersebut karena ada negara pilihan lain untuk ekspor.

Selain itu, Kamaruddin juga optimis investor akan semakin tertarik membeli rumput laut di Kabupaten Nunukan setelah gudang penampungan di Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, sudah difungsikan.

Daya tampung gudang ini cukup besar yakni mampu menampung seluruh produksi dalam sebulan.

(T.KR-MRN/B/R016/C/R016) 22-11-2018 06:56:22
Pewarta :
Editor: Rusman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar