BI Kaltara Mendorong Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

id Bank Indonesia

BI Kaltara Mendorong Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Tedy Arief Budiman di Tarakan. ANTARA/HO - Humas Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara.

Tarakan (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah.

"BI terus berupaya mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di Provinsi Kalimantan Utara," kata Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Tedy Arief Budiman di Tarakan, Kamis.

Guna mendukung hal tersebut BI melaksanakan kegiatan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kalimantan Utara 2021.

Kegiatan yang mengusung tema “Mendukung Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Syariah Untuk Memperkuat Momentum Pemulihan Ekonomi Melalui Keunggulan Sumber Daya Provinsi Kalimantan Utara".

Serta dalam rangka meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat mengenai optimalisasi sumber daya ekonomi berbasis syariah dan guna terus mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Kaltara yang diselenggarakan pada tanggal 18-20 Agustus 2021.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat mengenai optimalisasi sumber daya ekonomi berbasis syariah yang dimiliki oleh Kalimantan Utara," kata Tedy.

Dengan terus membangun kepercayaan masyarakat serta sinergi seluruh pihak dalam mengelola sumber daya ekonomi berbasis syariah yang profesional, governance, dan akuntabel.

Dia menyampaikan bahwa pihaknya berharap pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah dapat menjadi salah satu penguat upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19 ini.

“Pembiayaan ekonomi oleh Perbankan Syariah terus mengalami pertumbuhan yang cukup baik hingga 9,72 persen (yoy) di Juni 2021 lalu yang juga diimbangi dengan pengelolaan risiko yang baik, tercermin dari Non-Performing Financing (NPF) yang sangat rendah pada level 0,34 persen," kata Tedy.

BI senantiasa berkomitmen, untuk terus berperan aktif dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui optimalisasi sumber daya ekonomi berbasis syariah.
Baca juga: Wali Kota Tarakan Menyerahkan PSBI Bidang Ekonomi Syariah
Pewarta :
Editor : Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2021