Kebakaran di Tanjung Palas saat pertandingan bola di Tepian Kayan

id Kebakaran Bulungan

Kebakaran di Tanjung Palas saat pertandingan bola di Tepian Kayan

Kebakaran di Tanjung Palas saat pertandingan bola di Tepian Kayan. Ardiansyah, Ketua RT 1 Tg Palas Tengah yang juga jadi korban kebakaran. (ANTARA/iskandar Zulkarnaen)

Tanjung Selor (ANTARA) - Pertandingan sepak bola antarkampung (Tarkam) dalam rangkaian peringatan hari kemerdekaan (HUT) ke-78 RI bubar karena adanya kebakaran di dekat acara, yakni Jalan Sultan Kasimuddin, Tanjung Palas Hilir, RT 1 Bulungan Kaltara Selasa sore (5/9/2023).

"Api berasal dari rumah Pak Zainudin yang berada di belakang rumah saya, kemudian merambah ketiga rumah lainnya karena angin kencang, termasuk tempat usaha foto copy," kata Ketua RT 1 Tanjung Palas Hilir Ardiansyah yang juga menjadi salah satu korban di Tanjung Selor, Selasa.

Ia menuturkan bahwa sekitar 16.00 Wita, ia turun dari rumah bersama anggota tim sepak bola menuju lapangan bola di taman Tepian Sungai Kayan untuk mengikuti pertandingan dalam rangkaian perayaan HUT RI pada 2023.

"Tidak sempat menyelamatkan barang, tinggal baju di badan, saat ini satu anak sedang sekolah, satunya kuliah dan yang lain ikut dengan saya bersama istri ke lapangan bola," tuturnya.

Jarak dari rumahnya dengan lapangan sepak bola di Tepian Sungai Kayan itu sekitar 100 meter. Tidak begitu lama tiba di lapangan sepak bola, tiba-tiba ratusan penonton di pinggir lapangan dikejutkan melihat asap tebal membumbung tidak jauh dari lokasi pertandingan bola.

"Mungkin belum 15 menit kita berada di lapangan dan belum sempat main tiba-tiba terlihat asap besar membumbung tinggi, dan ternyata kebakaran berasal dari belakang rumah karena angin kencang begitu cepat merambah ke rumah lainnya, termasuk rumah kami," kata ayah dari empat orang anak itu.

Diperkirakan terdapat lima kepala keluarga (KK) dari empat rumah serta 22 jiwa yang kehilangan tempat tinggal akibat kejadian tersebut.

Kebakaran itu tanpa ada korban jiwa namun nilai cukup besar karena satu rumah tempat usaha foto copy adalah semi permanen sedangkan rumah lain dari bahan kayu.


Baca juga: Polda Kaltara Imbau Warga Untuk Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Baca juga: Pos Penanganan Penyintas Kebakaran di Tarakan Ditutup

Kebakaran di Tanjung Palas saat pertandingan bola di Tepian Kayan. (ANTARA/iskandar Zulkarnaen)

Berdasarkan keterangan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Bulungan, setidaknya ada tujuh mobil tangki pemadam yang diturunkan sehingga kobaran api dari musibah kebakaran hampir satu jam itu bisa dikendalikan.

Selain itu, lokasi kebakaran dekat dengan Sungai Kayan memudahkan upaya petugas dalam menjalankan operasi pemadaman, terlihat meski angin kemarau berhembus kencang namun kobaran api bisa dikendalikan untuk tidak merambah ke bangunan kayu di pemukiman padat penduduk itu.

Lurah Tanjung Palas Hilir H. Hamid ditemui dilokasi berharap warga lebih meningkatkan kewaspadaan karena saat ini dalam kondisi kemarau akibat fenomena El Nino.

"Agar, memperhatikan potensi penyebab kebakaran misalnya membuang puntung rokok sembarangan, lupa sedang menyalakan kompor atau tidak memperhatikan masalah sambungan listrik," ujarnya.
Baca juga: Pertamina Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Beringin 4 Tarakan
Baca juga: Pemkot Tarakan Menyerahkan Bantuan Tahap Dua Pada Korban Kebakaran
Kebakaran di Tanjung Palas saat pertandingan bola di Tepian Kayan. (ANTARA/iskandar Zulkarnaen)