BNN: Masyarakat Nunukan salah memahami efek narkoba

id BNN Nunukan, korban narkoba, pembudidaya rumput laut

Nunukan (AntaranewsKaltara) - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan, masyarakat Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara salah persepsi soal efek penyalahgunaan narkotika.
Kepala BNN Nunukan Kompol La Muati di Nunukan, Selasa menyatakan, maraknya penyalahgunaan narkotika di wilayah kerjanya karena salah persepsi soal efek yang ditimbulkan.
Ia menjelaskan, pada umumnya pengguna narkoba di daerah dari kalangan pekerja berat seperti pembudidaya rumput laut.
Panel masyarakat setempat, kata La Muati, memahaminya bahwa narkoba dapat menambah stamina dan ketahanan tubuh saat bekerja.
Faktor pemahaman seperti inilah sehingga penyalahgunaan narkoba terkesan dianggap positif oleh oknum masyarakat.
BNN Nunukan mengamati, pekerja berat lebih banyak mengonsumsi narkoba dengan alasan klasik yakni menjaga stamina saat bekerja.
Pemahaman inilah, beber La Muati, menjadi perhatiannya untuk memberikan pemahaman dan dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Nunukan.
"Masyarakat Nunukan ini kebanyakan jadi korban saja karena pemahamannya salah soal efek yang ditimbulkan oleh narkoba," ujar dia
Untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba tersebut dengan mensosialisasikan dampak dan kerugian yang dialami apabila mengonsumsi narkoba, kata La Muati.
Pewarta :
Editor: Rusman
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar